Sering kita lihat di acara berita mengenai keracunan makanan setelah berpesta. Umumnya keracunan seperti ini terjadi pada banyak orang di saat yang bersamaan. Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya higienitas saat memasak maupun saat makanan tersebut di makan.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa keracunan makanan adalah kondisi gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan atau air yang tercemar bakteri maupun bahan kimia. Bakteri yang sering menyebabkan keracunan makanan antara lain Salmonella, Campylobacter, dan Clostridium perfringens.
Keracunan makanan memberikan gejala, seperti:
- Diare akut, terjadi mendadak setelah konsumsi makanan atau minuman yang tercemar dan biasanya berlangsung kurang dari 2 minggu
- Adanya lendir atau darah pada tinja, menunjukkan invasi bakteri atau bahan iritan pada permukaan usus
- Nyeri perut, bisa disertai kram otot perut akibat hilangnya elektrolit tubuh
- Kembung
- Mual
- Muntah
- Riwayat makan/ minum di tempat yang tidak higienis
- Konsumsi daging/ unggas yang kurang matang
- Konsumsi makanan laut mentah
Anda dapat memberikan pertolongan pertama untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Berikan air minum yang matang, bisa juga ditambahkan oralit atau gula garam guna mencegah hilangnya elektrolit tubuh. Cara membuat larutan gula garam cukup mudah:
- Siapkan 200 ml air yang telah dimasak atau setara dengan 1 gelas belimbing
- Tambahkan gula sebanyak satu sendok teh
- Tambahkan garam sebanyak seperempat sendok teh
- Aduk hingga larut

0 Komentar untuk "Kenali Keracunan Makanan Lebih Jauh"