Cara Mengobati Keracunan

Kumpulan Tips Dan Cara Mengobati Keracunan

Bisakah Ibu yang Keracunan Makanan untuk Menyusui?



Saat Anda keracunan makanan berarti makanan yang telah Anda konsumsi mengandung bakteri atau zat toksin. Beberapa jenis bakteri yang umum terlibat adalah E. coli, salmonella, dan clostridium. Hal ini dapat mengakibatkan kram perut, muntah-muntah dan diare.

Anda masih dapat menyusui, ladies, namun apabila tingkat keracunan makanan Anda masih dalam taraf gangguang pada usus. Pada taraf ini, keracunan Anda tidak akan mempengaruhi kandungan pada ASI, yang ditulis dalam livestrong.com.

Anda harus tetap menyusui bayi secara konsisten, dan jangan lupakan asupan cairan Anda, supaya produksi ASI tetap memadai. Bayi dan diri Anda sendiri akan dalam posisi lebih sulit ketika Anda memutuskan untuk mengurangi bahakan menghentikan untuk menyusui. Transfer zat antibodi dari ASI akan terhenati yang menempatkan bayi pada resiko lebih besar untuk sakit juga.

Jaga asupan cairan Anda. Tetap hindari minuman berkafein, dan juga minuman yang mengandung susu untuk menggantikan cairan tubuh yang terkuras akibat muntah dan diare. Makanlah makanan yang bertekstur cukup lembut dan hindari makanan dairy product hingga diare Anda membaik. Namun, jika semakin meburuk, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Saat Anda sakit, pastikan bahwa tangan Anda terjaga kebersihannya sehingga resiko penularan melalui sentuhan tangan Anda dapat ditekan.

Ketika Anda berobat, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Beritahukan kepada dokter bahwa Anda menyusui hingga jenis antibiotik dapat menyesuaikan kondisi menyusui Anda. Kebanyakan jenis antibiotik aman untul dikonsumsi ibu menyusui.

Oleh: Zurriat Nyndia
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Bisakah Ibu yang Keracunan Makanan untuk Menyusui?"